Langsung ke konten utama

Cara Mengemas Produk Yang Baik

Dalam dunia industri, pengemasan produk merupakan hal yang sangat penting untuk memproteksi produk, dan memudahkan proses distribusi, penyimpanan, penjualan serta penggunaannya. Untuk mempersiapkan produk yang siap, baik untuk dikirim, disimpan, didistribusikan, dipasarkan atau dimanfaatkan oleh pengguna, diperlukan sistem yang terkoordinasi (dalam hal ini perlengkapan produksi), agar dapat menarik konsumen terhadap produk yang kita pasarkan.

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat desain kemasan produk berdasarkan makanan ringan (snack) dan minuman yang dikemas.


1. Menyesuaikan jenis kemasan yang akan dipakai terhadap segmen pasar atau konsumen yang akan menjadi target (kelas atas, menengah dan bawah). Perlu diperhatikan juga lokasi pemasarannya, misalnya supermarket, toko oleh-oleh, pasar tradisional atau lokasi lainnya. jika merambah kepasar kelas menengah atas dan masuk ke toko oleh-oleh disarankan menggunakan aluminium foil. Untuk aluminium foil bisa dipilih yang full foil, isi produk tidak tampak, atau yang kombinasi aluminium foil - vinyl, sehingga produk kelihatan. Sementara label produk dapat menggunakan stiker yang didesain sedemikian rupa agar terlihat menarik dan mencerminkan brand yang kita jual. Namun jika pasar yang dibidik adalah konsumen menengah kebawah, dapat memilih plastik biasa yang tidak memerlukan desain khusus atau kertas kantongan.
2. Membuat desain kemasan lebih menarik sesuai dengan produk yang kita jual dan tidak harus mengikuti produk yang sudah ada, sehingga produk mempunyai ciri dan karakteristik tersendiri. Yang terpenting terlihat menarik dan menampilkan informasi produk yang dijual.

3. Jenis kemasan dan desain yang sudah dipilih harus selalu tersedia, agar kedepan pada saat produk laku dipasaran dan banyak permintaan, tidak kesulitan mencari jenis kemasan dan desainnya. Karena konsumen tidak akan mudah menerima jenis kemasan dan desain yang berbeda meskipun produk yang dikemas adalah sama.

4. Meskipun sebagai repacker, sebaiknya mengurus no reg. P-IRT dan halal sendiri(sementara bisa pinjam produsen). Sedangkan untuk merk sebaiknya segera didaftarkan ke Ditjen HAKI melalui Kanwil Kemenkumham provinsi setempat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Shrink Tunnel Machine

Mesin Shrink Tunnel adalah mesin untuk menyusutkan plastik agar dapat mengikuti pola produk yang dikemas dalam plastik tersebut. Prinsip kerja dari mesin ini, menyusutkan plastik dengan menggunakan pemanas berupa elemen heater yang ditempatkan pada sisi terowongan, sehingga pada saat produk memasuki terowongan melalui conveyor, akibat dari hawa panas yang ditimbulkan oleh heater pemanas, plastik akan menyusut mengikuti pola produk yang ada didalamnya.

Foot Impulse Sealer

Foot Impulse Sealer merupakan salah satu alat atau mesin penyegel (press) kemasan plastik manual, yang penyegelannya ditekan menggunakan kaki, sehingga tangan dapat bebas mengatur posisi kemasan agar penyegelan lebih terarah dan rapi. Mesin ini sangat cocok untuk produk dalam kemasan plastik dengan volume tinggi, misalnya untuk produk tepung, keripik singkong, dan snack-snack lain dalam kemasan besar, baik aluminium foil maupun jenis plastik lain, dan sangat cocok untuk home industri dan pabrik.

Karton Coder KC-120/50

Mesin pencetak kode produksi, tanggal berlaku dan kadaluarsa produk makanan, minuman dan obat-obatan pada kemasan karton (box). Huruf dan angka yang digunakan dari bahan karet yang diolesi tinta cair pada saat berputar melalui sponge yang sudah berisi tinta. Mesin berupa mekanik tidak menggunakan komponen elektrik, dan harus diinstal pada mesin carton sealer, karena prinsip kerjanya memanfaatkan jalannya mesin tersebut.